" hati bicara tanpa kata, menjawab tanpa suara, dan sering menyengat tanpa terlihat. tapi ia terasa. sebab dari sanalah banyak tindakan dan perilaku kita mengambil kiblatnya. dari sana amal-amal dan segala proses kehidupan kita menapakkan pijakannya berupa niat dan tekad. maka Rasulullah menggambarkan, bahawa hati adalah raja. jika ia berdenyut baik, maka baik pula seluruh raga yang berdetak dalam iramanya. jika ia rosak, maka rosak pula semuanya."
-Salim A.Fillah @ Jalan Cinta Para Pejuang
ini kuasa hati.
ini kuasa nurani
hebat.
jika ia betul putih suci.
namun jika titik titik hitam terlakar penuh
makin musnahlah fungsi hati yang sepatutnya
Allah dah beri hati fitrahnya untuk mengenali kebaikan dan keburukan
tinggal kita untuk memilih
tapi saat hawa nafsu lebih didengari
dosa dan noda lebih disukai
nurani menjadi makin lirih suaranya
hingga satu ketika, hati mungkin mati rasa.
yang paling aku takutkan ialah keakraban hati
dengan kemungkaran dan dosa
jika suatu kedurhakaan berulangkali dikerjakan
maka jiwa menjadi akrab dengannya
hingga ia tak lagi peka, mati rasa.
-Hasan Az Zayyat, Rahimahullah-
No comments:
Post a Comment